Dionisius s. jemahu 10210049
Senin, 05 Maret 2012
cerita kita
masi disini beramacerita ku malam yng begitu asik bersama sodara ma kwan2 karokean ampe pagi wooooo asik
Rabu, 02 November 2011
<html>
<head><title>TUGAS PEMBUATAN TABLE</title><head>
<body bgcolor=BLUE>
<table border="20" WIDTH = "200">
<caption align=LEFT><font color = WHITE>TABEL MAHASISWA STIKOM UYELINDO KUPANG /caption>
DIONISIUS S.JEMAHU
</font>
<body>
<table border bordercolor=BLCK bgcolor=WHITE>
<th>NIM</th><th>NAMA</th><th>JURUSAN</th>
<tr><td>10210049</td><td>DION JEMAHU<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210014</td><td>Aland V.Louis<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210068</td><td>EVSAM MALIOY<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210170</td><td>Ruluf Putra<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210021</td><td>Anggie A.D.Putera<th></td>Sistem Informasi</tr>
<tr><td>10210269</td><td>Susanto Tanody<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210258</td><td>Dewi Lestari<th></td>Sistem Informasi</tr>
<tr><td>10210080</td><td>MARKUS TEVBANA<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210056</td><td>Ade Udak<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210290</td><td>Erik Takoy<th></td>Teknik Informatika</tr>
<p>
<body>
<font color = white>Mahasiswa angkatan 2010</font>
</font>
</body>
</table> </body> </html>
<head><title>TUGAS PEMBUATAN TABLE</title><head>
<body bgcolor=BLUE>
<table border="20" WIDTH = "200">
<caption align=LEFT><font color = WHITE>TABEL MAHASISWA STIKOM UYELINDO KUPANG /caption>
DIONISIUS S.JEMAHU
</font>
<body>
<table border bordercolor=BLCK bgcolor=WHITE>
<th>NIM</th><th>NAMA</th><th>JURUSAN</th>
<tr><td>10210049</td><td>DION JEMAHU<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210014</td><td>Aland V.Louis<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210068</td><td>EVSAM MALIOY<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210170</td><td>Ruluf Putra<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210021</td><td>Anggie A.D.Putera<th></td>Sistem Informasi</tr>
<tr><td>10210269</td><td>Susanto Tanody<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210258</td><td>Dewi Lestari<th></td>Sistem Informasi</tr>
<tr><td>10210080</td><td>MARKUS TEVBANA<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210056</td><td>Ade Udak<th></td>Teknik Informatika</tr>
<tr><td>10210290</td><td>Erik Takoy<th></td>Teknik Informatika</tr>
<p>
<body>
<font color = white>Mahasiswa angkatan 2010</font>
</font>
</body>
</table> </body> </html>
Rabu, 26 Oktober 2011
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Francisco Tugas Web Php 5</TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="blue">
<ISINDEX>
<H1>AKU INGIN MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA </H1>
<hr>
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu,
30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga.
Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama,
Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan
beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan,
Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah,
aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.
Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi.
Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku
menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku
sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan
kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan
beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi.
Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun
perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau
tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.
Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan
sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku.
Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak
pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang
dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering
kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya
hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya.
Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love
you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms
saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan
dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.
Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya.
Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku
sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku
kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan.
Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung
waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami.
Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua
untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari.
Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa
memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.
Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang
sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk
di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam
keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah,
beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku.
Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal
menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’.
Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir
pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak.
Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.
”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku
menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti
istri romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe wanita
serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi
enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan.
Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar.
Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku
untuk menerima lamaranku lewat Diah.
<HR>
<a href="http://www.Yahoo.com">www.Yahoo.com</a>
-- <a href="http://www.Kompas.com">www.Kompas.com</a>
-- <a href="http://www.Google.com">www.Google.com</a>
-- <a href="http://www.facebook.com">www.Facebook.com</a>
-- <a href="http://www.detik.com">www.Detik.com</a>
<HR>
</p>
</BODY>
</HTML>
<HEAD>
<TITLE>Francisco Tugas Web Php 5</TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="blue">
<ISINDEX>
<H1>AKU INGIN MENCINTAIMU DENGAN SEDERHANA </H1>
<hr>
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu,
30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga.
Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama,
Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan
beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan,
Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah,
aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.
Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi.
Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku
menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku
sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan
kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Sekarang, pagi-pagi ia sudah pamit ke kantor karena harus menyiapkan
beberapa dokumen rapat. Ia pamit saat aku berada di kamar mandi.
Aku memang sengaja tidak mengingatkannya tentang ulang tahun
perkawinan kami. Aku ingin mengujinya, apakah ia ingat atau
tidak kali ini. Nyatanya? Aku menarik napas panjang.
Heran, apa sih susahnya mengingat hari ulang tahun perkawinan
sendiri? Aku mendengus kesal. Aa’ memang berbeda dengan aku.
Ia kalem dan tidak ekspresif, apalagi romantis. Maka, tidak
pernah ada bunga pada momen-momen istimewa atau puisi yang
dituliskan di selembar kertas merah muda seperti yang sering
kubayangkan saat sebelum aku menikah.
Sedangkan aku, ekspresif dan romantis. Aku selalu memberinya
hadiah dengan kata-kata manis setiap hari ulang tahunnya.
Aku juga tidak lupa mengucapkan berpuluh kali kata I love
you setiap minggu. Mengirim pesan, bahkan puisi lewat sms
saat ia keluar kota. Pokoknya, bagiku cinta harus diekspresikan
dengan jelas. Karena kejelasan juga bagian dari cinta.
Aku tahu, kalau aku mencintai Aa’, aku harus menerimanya apa adanya.
Tetapi, masak sih orang tidak mau berubah dan belajar? Bukankah aku
sudah mengajarinya untuk bersikap lebih romantis? Ah, pokoknya aku
kesal titik. Dan semua menjadi tidak menyenangkan bagiku. Aku uring-uringan.
Aa’ jadi benar-benar menyebalkan di mataku. Aku mulai menghitung-hitung
waktu dan perhatian yang diberikannya kepadaku dalam tiga tahun perkawinan kami.
Tidak ada akhir minggu yang santai. Jarang sekali kami sempat pergi berdua
untuk makan malam di luar. Waktu luang biasanya dihabiskannya untuk tidur sepanjang hari.
Jadilah aku manyun sendiri hampir setiap hari minggu dan cuma bisa
memandangnya mendengkur dengan manis di tempat tidur.
Rasa kesalku semakin menjadi. Apalagi, hubungan kami seminggu ini memang
sedang tidak baik. Kami berdua sama-sama letih. Pekerjaan yang bertumpuk
di tempat tugas kami masing-masing membuat kami bertemu di rumah dalam
keadaan sama-sama letih dan mudah tersinggung satu sama lain. Jadilah,
beberapa kali kami bertengkar minggu ini.
Sebenarnya, hari ini aku sudah mengosongkan semua jadual kegiatanku.
Aku ingin berdua saja dengannya hari ini dan melakukan berbagai hal
menyenangkan. Mestinya, Sabtu ini ia libur. Tetapi, begitulah Aa’.
Sulit sekali baginya meninggalkan pekerjaannya, bahkan pada akhir
pekan seperti ini. Mungkin, karena kami belum mempunyai anak.
Sehingga ia tidak merasa perlu untuk meluangkan waktu pada akhir pekan seperti ini.
”Hen, kamu yakin mau menerima lamaran A’ Ridwan?” Diah sahabatku
menatapku heran. ”Kakakku itu enggak romantis, lho. Tidak seperti
istri romantis yang sering kau bayangkan. Dia itu tipe wanita
serius yang hobinya bekerja keras. Baik sih, soleh, setia… Tapi
enggak humoris. Pokoknya, hidup sama dia itu datar. Rutin dan membosankan.
Isinya cuma kerja, kerja dan kerja…” Diah menyambung panjang lebar.
Aku cuma senyum-senyum saja saat itu. Aa’ memang menanyakan kesediaanku
untuk menerima lamaranku lewat Diah.
<HR>
<a href="http://www.Yahoo.com">www.Yahoo.com</a>
-- <a href="http://www.Kompas.com">www.Kompas.com</a>
-- <a href="http://www.Google.com">www.Google.com</a>
-- <a href="http://www.facebook.com">www.Facebook.com</a>
-- <a href="http://www.detik.com">www.Detik.com</a>
<HR>
</p>
</BODY>
</HTML>
Minggu, 16 Oktober 2011
<head>
<title> Penggunaan Tag IMG</title>
</head>
<body bgcolor=lightgrey>
<h3 align=center>Penggunaan tag IMG</h3>
<p>
<img src="c:\gambar\54643.JPG" align=left>
<font size=5>Gambar rata kiri</font size>
(well) congradulations
you have won
its a years subscription
of bad puns
and the makeshift stories
of concern
and they set it up the
forest burns
your opinions mm-hmmm.[repeat]
</p>
<p>
Teks ini terpotong dengan
<img src="c:\gambar\dzofar+jadi.gif" align=left>
Reff :
and there seems to be
a problem here
and the scare of martians
seems too clear
now the rise and fall of
wall street stock
and they have an effect on
happy talk
our opinions mm-hmmm.
<p>
<img src="c:\gambar\firefox2005_icon_png.png" align=right>
</p>
</body>
</html>
Rabu, 28 September 2011
Tugas I WEB PROGRAMING
Tugas program HTML yang berisi ISINDEX. dan LINK, salah satu situs WEB yang digunakan adalah YAHOO.com Click disini untuk masuk ke YAHOO.com.Tugas Web Programing
Hari Kamis tanggal 29 September 2011
Jam : 13.00
Kelas : C
Prodi : Teknik Informatika SI
Tugas yang saya buat sekarang adalah tugas pertama yang diberikan oleh dosen pengasuh mata kuliah web programing(php) dalam tugas ini saya membuat program html tentang ISINDEX dan LINK ke salah satu situs web. dan berikut di bawah ini ada sedikit penjelasa tentang ISINDEX dan LINK
ISINDEX adalah memberitahukan kepada browser untuk membuat satu bentuk pencarian sederhana dimana pemakai dapat memasukan satu atau lebih variabel pencarian.
LINK digunakan untuk menyatakan pengaran, index, istilah dan dokumen sebelum atau sesudahnya.
Langganan:
Komentar (Atom)